Quantcast Kategori:Bapak Rumah Tangga - Asuh Indonesia
Recent changes Random page
GAMING
Travel
 
Seattle Wiki
Calgary Wiki
India Wiki
World Wiki
Cities Wiki
Korea Wiki
See more...

Kategori:Bapak Rumah Tangga

Dari Asuh Indonesia

Langsung ke: navigasi, cari

Bagian ini berisi berbagai artikel yang berkaitan dengan Bapak Rumah Tangga.

Daftar isi

[sunting] Prakata

Konsep Bapak Rumah Tangga sangat baru di Indonesia sementara di negara-negara barat hal ini sudah mulai menjadi umum. Karena hal ini merupakan hal baru, Asuh Indonesia membuat kategori dan artikel khusus mengenai konsep Bapak Rumah Tangga ini.

Keputusan menjadi Bapak Rumah Tangga adalah keputusan yang diambil secara kesepakatan bersama antara suami dan istri. Berbagai faktor menjadi dasar keputusan ini, antara lain:

  • Suami memiliki karir yang lebih fleksibel, misalnya seniman, dosen/peneliti, online trader, dokter yang praktek dari rumah, arsitek, budayawan, entrepreneur, penulis skenario, musisi, dsb.
  • Istri memiliki karir yang sangat sibuk, lebih sayang untuk dilepas, atau sangat ketat dalam kenaikan jenjangnya, misalnya, akuntan publik, pengacara, diplomat, manajemen dalam perusahaan publik, sedang menempuh program doktor di luar negeri, dsb.
  • Kondisi keuangan rumah tangga yang memungkinkan untuk survive dengan satu pendapatan saja.
  • Anak masih kecil, belum mulai sekolah, dan membutuhkan perhatian penuh dari salah satu orang tua, sementara orang tua tidak sepenuhnya nyaman dengan pengasuhan dari orang ketiga (nenek, kakek, baby-sitter, pembantu).

[sunting] Lingkup Kerja Domestik Bapak Rumah Tangga

Sebenarnya lingkup kerja bapak rumah tangga tidaklah jauh berbeda dengan ibu rumah tangga. Ia bisa berperan sebagai manajer rumah tangga (mengawasi pekerjaan seorang pembantu) ataupun berperan penuh dalam pekerjaan rumah tangga. Bedanya dengan ibu rumah tangga, hanya apabila si ibu masih menyusui atau tidak, dan sekarang bapak pun bisa berperan dalam pemberian ASI perah di rumah, apabila ibu harus kembali bekerja.

Keberadaan salah seorang orangtua di rumah utamanya adalah karena anak yang masih berada di lingkungan rumah (anak yang masih kecil atau alasan lainnya). Karena itu, lingkup kerja domestik ibu / bapak rumah tangga sebaiknya menitik beratkan kepada interaksi terhadap anak tersebut. Karena itu, kerja rumah tangga lain yang tidak secara langsung berhubungan dengan anak bisa di-outsource kepada pembantu. Atau, apabila sudah cukup umur, anak bisa diajak terlibat mengerjakan kerja rumah tangga bersama-sama. Semua itu dimulai dengan menumbuhkan kebiasaan untuk selalu membereskan keberantakan rumah sedikit-sedikit, misalnya, mengembalikan piring kotor ke dapur, atau tidak meletakkan baju kotor di lantai. Hal-hal kecil remeh seperti itu yang ternyata berperan penting dalam mempermudah pekerjaan rumah tangga. Sedangkan penundaan membuat pekerjaan rumah tangga menjadi berat dan melelahkan.

Kumpulan artikel di bawah ini akan memberi detail lebih jauh mengenai lingkup kerja rumah tangga dan tips-tips praktis untuk para bapak yang menjadi bapak rumah tangga.

[sunting] Aktualisasi Diri dan Identitas Diri

Pada kenyataannya, baik bapak rumah tangga maupun ibu rumah tangga keduanya membutuhkan waktu dan tempat untuk aktualisasi diri. Untuk itu, sediakan sedikit waktu untuk melakukan sesuatu yang disukai atau pekerjaan paruh waktu dengan tempat dan waktu pribadi. Hal ini bisa dilakukan dengan bergantian mengasuh anak pada saat istri atau pasangan anda sudah pulang, atau dengan meminta bantuan pembantu sebentar, bearing in mind bahwa prioritas utama sebagai orangtua yang tinggal di rumah adalah anak anda.

Karena adanya stigma rumah tangga dengan keterkungkungan, maka banyak ibu rumah tangga dan bapak rumah tangga yang mengidentifikasikan diri mereka dengan minat / fokus mereka. Misalnya dengan menyebut diri sebagai penulis, blogger, atau entrepreneur. Padahal, bisa dibilang pada esensinya seseorang yang menikah (apalagi kalau sudah punya anak) dan tidak bekerja full time / purna waktu di luar rumah, otomatis dikategorikan sebagai ibu / bapak rumah tangga. Apabila mengidentifikasikan diri dengan minat anda bisa membantu rasa percaya diri anda, silakan anda lakukan. Buatlah kartu nama yang terlihat professional agar bisa mempromosikan diri anda dengan minat atau pekerjaan paruh waktu yang anda lakukan.

Tetapi akan sangat baik apabila stigma rumah tangga bisa dihapuskan, dan perlu diketahui bahwa tidak ada salahnya mengakui diri sebagai ibu atau bapak rumah tangga. Kalau perlu, buatlah kartu nama dengan menyebut profesi ini!

Kumpulan artikel di bawah ini akan memberi detail lebih jauh mengenai berbagai alternatif untuk aktualisasi diri.

[sunting] Tekanan Masyarakat

Seperti hal nya wanita karir masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat Indonesia, demikian pula konsep bapak rumah tangga. Kekompakan antara suami dan istri dan komunikasi terus menerus sangat penting untuk menghadapi tekanan masyarakat seperti ini. Apabila tidak kompak, tekanan masyarakat (dan tekanan saudara dekat di Indonesia) bisa berpengaruh kepada psikologis anda berdua, dan ujung-ujungnya membahayakan perkawinan.

Orangtua yang tinggal di rumah tidak perlu merasa rendah diri dengan posisi domestik mereka, karena:

  • Pekerjaan domestik dan pengasuhan anak memegang peranan penting dalam pertumbuhan anak. Bahwa anda dapat memperhatikan pertumbuhan anak secara detail dan dapat berperan langsung dalam memberikan pengaruh baik kepada anak, adalah pencapaian yang tak ternilai harganya.
  • Keberhasilan dan pencapaian seseorang tidak hanya diukur oleh besar gaji, pangkat, atau titel.
  • Peran domestik anda tidak berarti bahwa anda harus kuper dan terkurung. Jaman sekarang sudah jaman internet, yang berarti komunikasi dengan dunia luar semakin mudah. Kontribusi terhadap masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara (lihat bagian di atas, aktualisasi diri). Bergaul bisa tetap dilakukan dengan kompromi waktu bersama pasangan, misalnya dengan bergabung klub olahraga,
  • Akhir kata, kepercayaan diri dimulai dari anda sendiri dan bersumber pada kekompakan anda dan pasangan anda. Orang yang meremehkan posisi anda sebagai domestic manager adalah losers.

Di negara-negara barat, bapak rumah tangga membentuk support group untuk saling memberi support satu sama lain. Bahkan support group ini sudah mengadakan konfrensi internasional untuk bapak rumah tangga. Ironis bukan, bahwa pengasuhan anak di negara-negara barat sudah semakin egalitarian, sementara di Indonesia hal itu masih sangat bergantung pada bias gender.

Kumpulan artikel di bawah akan juga membahas masalah tekanan masyarakat dan juga memberi kontak support group bapak rumah tangga, apabila ada.

[sunting] Referensi

Artikel dalam kategori "Bapak Rumah Tangga"

Kategori ini hanya memiliki satu halaman berikut.

K