Demam

Dari Asuh Indonesia

Demam adalah keadaan di mana suhu tubuh (diukur di mulut) lebih tinggi dari 37.5 Celcius pada seseorang yang dalam keadaan beristirahat. Apabila suhu diukur di ketiak, suhunya lebih tinggi dari 37.3 Celcius. Apabila suhu diukur di telinga, suhunya lebih tinggi dari 37.8 Celcius.

Demam, seperti halnya muntah atau batuk, adalah gejala dari suatu penyakit, tetapi bukan penyakit itu sendiri. Untungnya, demam pada anak-anak pada umumnya adalah akibat infeksi kecil dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Demam akibat virus, contohnya flu, adalah suhu tubuh yang tingginya antara 38.3 hingga 40 Celcius selama 3-5 hari. Pada umumnya, seberapa tinggi demam tidak selalu berhubungan dengan seriusnya suatu penyakit. Adalah penting untuk memperhatikan gejala lainnya dan juga tindakan anak anda untuk menentukan keseriusan penyakitnya.

Demam dapat berbahaya apabila suhu tubuh melebihi 41 Celcius. Untunglah, dalam sebagian besar kasus tubuh memiliki mekanisme termostat untuk menjaga tubuh demam supaya berada di bawah suhu yang berbahaya tersebut.

Untuk diingat [1]:

  • Demam itu sendiri tidak menimbulkan kerusakan otak.
  • Demam tinggi tidak langsung berarti penyakitnya berat
  • Demam rendah tidak langsung berarti penyakitnya ringan
  • Demam yang sulit diturunkan dengan obat parasetamol tidak berarti penyakitnya berat.

[sunting] Kapan Harus Segera Ke Dokter?

Apabila demam diikuti salah satu atau lebih gejala lain sebagai berikut, anda harus segera ke dokter atau UGD rumah sakit[1]:

  • Jika bayi anda berumur di bawah 3 bulan
  • Jika anak kelihatan bertambah serius keadaan sakitnya, atau muncul gejala tambahan
  • Anda mengalami kesulitan membangunkan anak anda (Demam biasanya membuat anak jadi ingin tidur, tetapi seharusnya anda tidak akan sulit membangunkannya dan anak akan tetap berinteraksi dengan baik)
  • Anak anda kelihatan bingung atau teler
  • Anak anda kelihatan lemah, tidak bisa menahan berat badannya sendiri, dan/atau tidak dapat menggunakan tangan kakinya secara normal
  • Anak anda mengalami kesulitan bernafas
  • Muncul bintik merah atau lebam ungu pada kulit
  • Anak anda menangis dan tidak bisa berhenti atau tidak bisa ditenangkan
  • Warna kulit anak anda tidak normal, seperti warna kelabu, ungu, atau kebiruan
  • Anak anda kejang-kejang
  • Anak anda menangis saat ke WC, atau jika kencingnya berbau aneh (pada kasus infeksi saluran kencing)

[sunting] Merawat Demam

Berikut adalah cara merawat demam [1]

  • Anak harus banyak beristirahat
  • Akan lebih nyaman jika anak anda dipakaikan baju yang tidak terlalu tebal
  • Jika anak anda di bawah usia 3 bulan, jangan berikan obat apapun, dan segeralah ke dokter
  • Jika anak anda di atas usia tiga bulan, anda dapat memberikan parasetamol. Jika demamnya cukup tinggi, dokter akan memberikan obat lain seperti ibuprofen.
  • Menurunkan demam dengan obat belum tentu menyembuhkan penyakit itu sendiri, tetapi anak anda akan lebih nyaman.
  • Apabila anak anda bersuhu di atas 40 Celcius dan sulit turun, akan sangat membantu jika si anak diberi mandi lap
    • Tempatkan anak di ruangan yang tidak dingin atau berangin
    • Siapkan air hangat di baskom
    • Masukan lap atau spons dan peras agar tidak basah tetapi tetap lembab
    • Basuhkan lap atau spons ke seluruh badan anak
    • Anak seharusnya dalam keadaan lembab tetapi tidak basah
    • Jangan gunakan air es atau air dingin
    • Jangan gunakan pendingin ruangan atau kipas angin
  • Ukur suhu tubuh anak setiap empat jam minimum
  • Jangan berikan aspirin pada anak atau obat lain yang mengandung aspirin, kecuali secara khusus diresepkan oleh dokter untuk anak anda

[sunting] Referensi

  1. 1,0 1,1 1,2 National University Hospital. Advice Sheet for Fever, National University Hospital, Singapore, 2006
Rate this article: