Bingung puting
Dari Asuh Indonesia
Bingung puting adalah masalah menyusui yang timbul karena bayi yang masih terlalu kecil mengalami kebingungan antara menghisap puting dengan botol susu
Sampai bayi usia 5 minggu (menurut Murkoff, et al)[1] atau 5 bulan (menurut Dr. Utami) [2], bisa terjadi bingung puting. Bingung puting terjadi jika ibu yang biasa memberi ASI lewat payudara, lalu bayi disusui dengan botol susu, maka ketika akan diberikan lewat payudara lagi bayi kemungkinan menolaknya. Ini lantaran, dot botol lebih lancar mengeluarkan susu dibandingkan lewat payudara.
[sunting] Solusi
Sedangkan untuk mempersiapkan bayi, ibu harus memulai membiasakan bayi diberi ASI perahan dengan sendok, bukan botol susu. Berikan dengan cara menyuapinya dengan sendok agar bayi tidak bingung putting. Memang di hari-hari pertama pemberian susu perah dengan sendok, bayi mungkin menolaknya. Ia bahkan bisa cemas dan gelisah. Namun, janganlah khawatir, 3 atau 4 hari setelahnya bayi akan terbiasa. Itu sebabnya, sebelum masa cuti berakhir bayi perlu dilatih disuapi susu dengan sendok. Jadi, tak perlu resah jika harus kembali bekerja, bukan?
[sunting] Lihat Juga
Barangkali anda ingin tahu:
- Apa itu ASI eksklusif
- Bagaimana memulai menyusui dan melakukan perlekatan yang benar
- Seberapa sering dan seberapa lama menyusui
- Bagaimana mengetahui bayi cukup meminum ASI
- Bagaimana jika ASI saya sedikit
- Bagaimana menghadapi masalah menyusui lainnya
- Bagaimana menjaga gizi ibu saat menyusui
- Bagaimana ibu bekerja tetap memberikan ASI via memerah ASI
- Di mana dapat berkonsultasi tentang menyusui
- Bagaimana merawat payudara
[sunting] Referensi
- ↑ Murkoff, et al. How to Expect The First Year. New York. Workman Publishing, 2003. pp 150-151. ISBN 0761129588
- ↑ Yamina, Dewi. Tabloid Ibu & Anak. In: Blog ASI. Kiat Memberi ASI Eksklusif Pasca Cuti. 2005
