Wikia

Asuh Indonesia

ASI dan puasa

Bicara0
94pages on
this wiki

Beberapa tips : 1.Saat makan sahur, usahakan banyak minum, terutama minuman hangat. 2.Usahakan menyusui setelah sahur selama mungkin hingga saat berangkat ke kantor 3.Di kantor, usahakan memerah ASI dengan frekuensi seperti saat tidak berpuasa. Di rumah, mintalah pengasuh bayi untuk memberi ASI simpanan seperti biasa plus makanan pendamping lain. 4.Satu jam menjelang pulang, usahakan agar bayi sudah tidak diberi makanan/minuman apapun. 5.Saat ta'jil, usahakan minum minuman hangat agar merangsang kelancaran ASI. 6.Setelah berbuka, segerakan menyusui bayi. 7. Sebelum tidur, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

sourced : http://www.ummigroup.co.id/?pilih=lihat&id=363


Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui indosiar.com - Pada bulan ramadhan, setiap umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Namun tidak semua umat muslim mampu menjalankan ibadah tersebut. Misalkan saja orang tua yang sudah sepuh, anak balita, orang sakit, dan tak terkecuali bagi ibu hamil yang kehamilannya bermasalah serta ibu menyusui.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui tetap harus berpuasa di bulan Ramadhan, sama dengan wanita wanita yang lain, selagi ia mampu untuk melakukannya. Seorang wanita hamil tidak diperbolehkan berpuasa jika kehamilannya bermasalah. Memaksakan berpuasa hanya akan mengganggu perkembangan janin.

Kegiatan berpuasa hanya mengubah jadwal makan. Sementara, asupan makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui selama berpuasa tetap dibuat sama dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 % karbohidrat, 30 % protein, dan 10-20 % lemak.

Bagi ibu hamil yang ingin berpuasa disarankan untuk memperhatikan gejala berkurangnya kadar gula dalam darah (hipoglikemia). Gejala ini ditandai dengan pusing, gemetar, mual, dan demam. Dan yang dianjurkan bisa berpuasa adalah ibu yang masa kehamilan sudah cukup tua dan kuat yaitu sekitar usia kehamilan 5 bulan keatas.

Sedangkan bagi ibu menyusui, yang disarankan berpuasa adalah ibu menyusui dengan usia bayi 6 bulan keatas. Sementara bagi ibu yang menyusui ASI ekslusif bisa tidak berpuasa karena harus menyusui tiap dua jam sekali dan si bayi belum memperoleh makanan pendamping ASI. Yang perlu diingat : saat ibu menyusui berpuasa, pola menyusui akan berubah. Pasokan ASI akan berkurang pada siang hari namun melimpah pada malam hari.

Sedangkan bagi ibu hamil, penting diingat bahwa selama hamil, pasokan kalori sangat diperlukan dalam nutrisi untuk perkembangan dan pertumbuhan janin. Yang jelas, harus lebih memperhatikan makanan yang dimakan saat sahur dan berbuka.

Bagi ibu hamil dan menyusui, sangat tidak diperbolehkan untuk meninggalkan makan sahur. Makan sahur dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas seharian. Konsumsi gizi seimbang pada saat sahur akan membantu ibu menyusui menghasilkan sari makanan bergizi untuk si kecil.

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah. Apalagi jika si ibu baru saja menyususi. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, entah itu dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran.

Perlu diketahui juga, bagi ibu hamil yang menderita Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi, sebaiknya tidak berpuasa karena penderitanya harus terus menerus mengkonsumsi obat secara teratur. Juga bagi ibu hamil yang mengalami gangguan saluran pencernaan, atau yang memiliki riwayat anarexia dan bulimia (gampang muntah), tidak diperkenankan berpuasa.

Beberapa tips bagi ibu hamil dan menyusui yang ingin berpuasa adalah :

a.. Makan sahur dengan makanan yang bergizi, sangat penting bagi ibu hamil

dan menyusui. Sebaiknya ibu hamil banyak mengonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.

b.. - Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih

sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat.

Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu

hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah.

Gejala anemia banyak ditemukan pada ibu hamil karena mereka kurang

mengonsumsi makanan bergizi. Anemia berbahaya bagi ibu hamil, karena pada saat persalinan ibu akan mengalami kesulitan dan luka akibat persalinan sulit menutup.

c.. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran

ASI bagi ibu menyusui.

d.. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan

ringan dengan minuman hangat. Intinya, berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui semata-mata adalah demi ibadah dan dapat menjalankan puasa secara sehat dan senantiasa bugar.(berbagai sumber/Idh)

sourced : http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=45493


Bila Ibu menyusui puasa

Assalamu'alaykum wr. wb.,

Saya ada pertanyaan mengenai Ibu menyusui di bulan Ramadhan... Istri saya saat ini sedang menyusui anak usia 10 bulan. Istri maunya tetap berpuasa...yang ingin saya tanyakan makanan apa saja (utk Istri saaya) yang memenuhi kebutuhan gizi untuk menyusui anak saya usia 10 bulan?

Wassalam, Bambang Sulistiyono, Balikpapan Indonesia.

Jawab:

Wa'alaikumsalam,

Bapak Sulistiyono yang sayang keluarga, semoga jawaban ini tidak terlambat ya Pak. Dan saya mengucapkan selamat beribadah di bulan Romadhon ini.

Alloh memberi keringanan pada kita, tentu ada hikmah dibaliknya, karena Alloh yang maha tahu tentang kelemahan kita. Kondisi ibu menyusui pun berbeda satu sama lain, ada yang diberi kondisi kuat ada juga yang lemah.

Anak Bapak berusia 10 bulan, dan pada usia ini biasanya mendapatkan ASI non eksklusif, jadi sangat dimungkinkan bagi sang ibu untuk tetap berpuasa.

Adapun makanan yang diperlukan agar zat gizi tetap terpenuhi, sebaiknya tetap memperhatikan keseimbangan zat-zat yang diperlukan (Protein, Karbohidrat, Lemak, Vitamin dan Mineral), terutama pada saat berbuka puasa dan sahur.

Saat berbuka puasa, tentu setelah sebelumnya memakan makanan yang manis dan mudah dicerna semacam kurma, sebaiknya ibu segera makan berat. Hal ini karena ibu menyusui lebih banyak mengalami kekurangan energi. Kebutuhan air minum pun jangan dilupakan, untuk menghindari dehidrasi yang mengakibatkan produksi ASI berkurang. Usahakan 10-12 gelas perhari, bisa diminum saat berbuka, diantara berbuka dan sahur dan pada waktu sahur. Minum susu juga baik bahkan dianjurkan.

Dibawah ini ada artikel menarik yang bisa bapak baca untuk lebih melengkapi jawaban saya. Sekali lagi selamat beribadah puasa dan salam juga buat keluarga.

wassalaamu'alaikum Dewi Yuniasih

http://staging.sahabatnestle.co.id/HOMEV2/main/TKSK/TKSK_ndnp.asp?id=469 http://staging.sahabatnestle.co.id/HOMEV2/main/TKSK/TKSK_ndnp.asp?id=432 http://www.kompas.com/kompas-cetak/0211/17/keluarga/puas21.htm

sourced : http://www.kharisma.de/?q=node%2F97

Around Wikia's network

Random Wiki